* guru tidak boleh seperti jarum - beri pakaian kepada orang lain, sedang dia sendiri telanjang.
* guru tidak boleh seperti sumbu lampu - menerangi sesuatu selainnya, sedang dia sendiri terbakar.
1. sayang murid dan memperlakukan seperti anak sendiri
Nabi s.a.w "aku bg kalian adalah ibarat ayah bagi anaknya". (HR Abu Dawud & Ahmad)
guru ajar murid utk mencapai redha Allah semata-mata, yakni berorientasi kpd kehidupan
akhirat = orang yang menuju Allah dan menempuh jalan kepadaNya. hendaklah jalan ini jauh
dari persaingan tidak sihat dan permusuhan.
2. seorang guru tidak diperbolehkan untuk meminta upah atas ilmu yang diajarkannya.
meskipun dia memiliki saja terhadap para murid, tp jasa tersebut sebanding dgn keberadaan
mereka sbg penyebab kedekatannya kpd Allah s.w.t, iaitu melalui penanaman ilmu dan iman
dalam hati mereka.
3. tidak menahan sedikit pun dari nasihat, spt melarang murid utk memasuki suatu tingkatan
sebelum waktunya dan menyelami ilmu yang tersembunyi (al-khafi) sebelum menguasai
hukum-hukum yang terang (al-jali).
4. menasihati para murid dan melarang mereka agar tidak memiliki akhlak yang tercela, iaitu
melalui sindiran tanpa menjatuhkan harga diri mereka. guru harus terlebih dulu istiqamah,
kalau tidak nasihat tidak akan bermanfaat. meneladani perbuatan lebih kuat daripada
menaati perkataan (modelling).
No comments:
Post a Comment